BANYAK yang hidup hanya mengejar ambisi tanpa lagi mengenal sisi lain sebagai manusia. Sehingga ada yang sampai menghalalkan segala cara, dengan fitnah dan hal negatif lain.
Bahagiakan hidup semacam ini? Tentu tidak, sebab hati akan sempit, terhimpit dan sakit. Karena sudah kehilangan kesejatiannya.
Sufi Jalaluddin El Rumi memberi nasihat, “Kembalilah ke sejatimu wahai hati, karena di kedalaman kesejatianmu wahai hati akan engkau temukan Yang Maha Cinta.”






