SAAT itu pukul 2:56 UTC, 21 Juli 1969, Neil Armstrong memijakkan sepatu kirinya di permukaan Bulan dan mengucapkan kalimat terkenal, “That’s one small step for [a] man, one giant leap for mankind.” (“Satu langkah kecil bagi [seorang] manusia. Satu lompatan besar bagi umat manusia.”).
Saat ini manusia menggambarkan peristiwa tersebut sebagai lompatan quantum. Sebuah gerakan yang menghasikan “ledakan” besar.
Semua kita, tentu bisa melakukan lompatan quantum di bidang masing-masing. Karena kita sendiri adalah quantum: partikel berenergi yang bergerak bersamaan.
Gerakan quantum inilah nanti yang akan mejadi lompatan quantum, yakni ledakan energi besar yang mengubah kondisi sekitar, itulah yang kita tuju.
Pertanyaannya saat ini bukan soal mampu atau tidak, tapi berani atau tidak? ***
_________
Foto: ilustrasi/Dokumentasi 2019






