DALAM SETIAP pertemuan dengan masyarakat, Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), selalu mengingatkan agar jangan sampai terkena Covid-19. Pun bagi yang terpapar, dia meminta agar segera dibawa ke pusat isolasi, sehingga tak menulari yang sehat.
Wajar HMR sangat protektif, sebab ia tak ingin warga Batam menderita akibat Covid-19 seperti yang pernah dia rasakan.
“Saya audah dua kali kena. Menjaga pun masih kena, juga. Serangan pertama kali, saat belum divaksin. Rasanya sakit, sampai 20 hari tak bisa bangun,” ungkapnya, di Aula Sekolah Yos Sudarso, Batam Center, Jumat (6/8/2021).
HMR mengungkapkan pengalamannya ini dalam acara Sosialisasi PPKM Tingkat RT/RW dan Penyerahan Bantuan PPKM bagi Pasien Covid-19, untuk Kelurahan Teluktering, Taman Balol, Sukajadi dan Sungaipanas, Kecamatan Batamkota.
HMR melanjutkan, saat serangan Covid-19 yang pertama itu, dia mengalami susah bernapas, kepala berputar putar, disertai batuk demam, bahkan makan pun tak bisa.
“Badan saya pun sampai turun 7 kilo. Jadinya kurus sekali. Saat jalan pun serasa melayang,” terangnya.
Dengan sekuat tenaga HMR mencoba untuk pulih. “Alhamdulillah, saya bisa sembuh. Syukurnya lagi, paru-paru saya tak ada yang rusak,” terangnya.
Setelah bebas dari serangan pertama, HMR kembali terjangkit Covid-19. Kali ini dia sudah divaksin, sehingga efeknya tak lagi terasa.
“Saya divonis positif. Tapi tak ada gejala berarti. Kata dokter, ini semua terjadi karena saya sudah divaksin. Maka itu, ayo semua jangan ragu divaksin agar jika kena Covid-19, dampaknya tak terlalu parah,” anjurnya.
Kabar baiknya, meski menular, Covid-19 bisa disembuhkan. Kalau imun kita kuat, maka dalam waktu 14 hari, virus akan mati. Namun, sekali lagi, jika imun kita kuat.
Meski demikian, HMR mengakui bahwa setelah kena Covid-19, fungsi tubuhnya tak bisa normal seperti sediakala. “Saya sudah tanya ke dokter ahli, memang perlu pemulihan yang agak lama,” jelasnya.
Karena itulah mengapa dia selalu wanti-wanti agar warga jangan sampai kena Covid-19.
“Virus Corona hanya masuk melalui saluran pernapasan. Tugas kita adalah, jaga saluran pernapasan: mulut dan hidung. Maka itu pakai masker, pakai masker, pakai masker. Selanjutnya harus divaksin,” ingatnya. ***






