PULAU BULUH- Seperti yang diketahui, Sabtu (22/1/2022) sore, Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR) bergerak cepat mengunjungi korban kebakaran di Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, yang membuat 19 rumah yang dihuni 23 kepala keluarga atau 75 orang, rusak parah.
Bantuan pun dikucurkan. Mulai bahan makanan, pengurusan dokumen kependudukan, seperti KTP, KK, ijazah, surat nikah dan dokumen lainnya.
Bahkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batam akan memberikan bantuan Rp10 juta kepada setiap keluarga atau rumah yang habis terbakar.
“Alhamdulillah untuk bantuan kebutuhan bahan pokok dari kemarin hingga hari ini sudah sangat mencukupi,” kata Sukarno, guru sekolah yang menjadi korban kebakarang tersebut, saat berdiskusi dengan HMR di Posko Penanganan Bencana yang berlokasi di halaman masjid Nurul Iman, Pulau Buluh.
Selanjutnya warga memohon kepada HMR untuk membatu merehabilitasi rumah korban kebakaran. Karena saat ini warga yang menjadi korban masih menumpang di rumah saudara atau tetangga.
“Oleh karenanya saya memohon kepada Bapak Walikota Batam untuk membatu kami para korban merehabilitasi rumah agar tidak merepotkan saudara atau tetangga yang ditumpangi,” lanjutnya.
Selanjutnya Ari, yang juga mewakili korban kebakaran lainya juga memberikan permohonan bantuan alat tangkap ikan warga yang hangus terbakar.
Setelah mendengarkan keluh-kesah para korban. HMR langsung merespon apa yang mejadi keluhan dan yang menjadi kebutuhan para korban kebakaran.
HMR pun memerintahkan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam untuk segera mendata warga yang menjadi korban kebakaran. Sehingga bantuan dari Pemko Batam dapat segera disalurkan.
“Soal dokumen kependudukan silakan lapor ke polsek, nanti akan dibantu pihak kecamatan dan kelurahan. Kalau belum selesai masalah ini. Sekcam dan lurah tidak boleh pulang ke batam,” kata HMR sambil tersenyum. (sur)






