I N S I G H T

SEORANG PEMIKIR dan ahli sejarah, Yuval Noah Harari dalam bukunya: Sapiens, menulis bahwa sejarah, baik perjalanan hidup manusia hingga peradaban, tidak bisa dijelaskan secara deterministik dan diprediksi, karena sedemikian chaos (khaotik)

Sedemikian banyak kekuatan yang bekerja dan interaksinya sedemikian kompleks, sehingga variasi yang luar biasa kecil dalam kekuatan kekuatan itu dan cara berinteraksinya, menghasilkan perbedaan besar

Bahkan Noah menyebut sejarah sebagai sistem khaotik tingkat dua, yakni yang bereaksi terhadap prediksi-prediksi mengenainya sehingga tak pernah bisa diprediksi secara akurat.

Dari uraian ini kita melihat bahwa sejarah memiliki cakrawala kemungkinan yang sangat lebar. Dari beragam kemungkinan itu, kita juga punya kesempatan untuk menciptakan sejarah kita sendiri. Inilah yang disebut cita-cita.

BACA JUGA:  Gebrakan Baru HMR, BP Batam Gandeng Universitas Hasanuddin Majukan Industri Maritim

Seperti yang disampaikan Sang Proklamator Soekarno, “Gantungkan cita-citamu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.” ***


Foto ilustrasi: Wakil gubernur perempuan pertama di Kepulauan Riau, Hj Marlin Agustina saat memimpin upacara penurunan bendera HUT Ke-76 RI, di Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang, Selasa (17/8/2021).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *