INSPIRASI PAGI: Kota-kota Baru

SAAT ini kota-kota besar di dunia sedang berlomba membangun kota baru. Mesir, membangun ibu kota baru super mewah di atas gurun senilai Rp900 triliun. Demikian juga Arab Saudi membangun Neom, sebuah megacity futuristik yang disebut-sebut sebagai “proyek ekologis kelas tinggi!”

Tujuan utama kota baru ini untuk bisa menyerap sebagian dari populasi negara tersebut yang selalu tumbuh hingga mencapai sebesar 1,6 persen per tahun.

Inilah era baru sejarah manusia yang akan dihadapi dalam 40 tahun ke depan. Dalam masa tersebut, diperkirakan akan terjadi urbanisasi terbesar dalam sejarah.

Akibatnya, terjadi ledakan jumlah penduduk di perkotaan. Tak ada pilihan lain untuk menjawab fenomena tersebut selain membangun kota-kota baru.

BACA JUGA:  Di Yudisium & Sumpah Dokter UNIBA, HMR Beber Pembangunan KEK Kesehatan Mumpuni

Dikutip dari laman “Transformasi”, Direktur Eksekutif New Cities Foundation (NCF), Mathieu Lefevre, urbanisasi terjadi merata di banyak negara di dunia. Berkembangnya kota-kota besar sebagai pusat ekonomi utama, seperti yang terjadi di China, India, Malaysia, Saudi Arabia, Ekuador, dan termasuk Indonesia, membuat urbanisasi tak bisa lagi dibendung.

Namun, membangun kota baru tak mudah. Setidaknya ada tiga tantangan utama. Pertama, peran teknologi dan desain dalam menciptakan identitas lokal, serta mendorong tumbuhnya kebersamaan dalam menciptakan “kota yang bahagia”.

Kedua, menciptakan keseimbangan yang tepat antara perencanaan sektor publik dan swasta, serta pengelolaan kota baru. Ketiga, perlunya inovasi untuk menciptakan gebrakan menyelesaikan masalah perkotaan.

Hal inilah yang kini juga dibangun oleh Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR), sehingga Batam tak hanya menjadi kota maju bertaraf dunia, juga menjadi kota bahagia bagi warganya.

BACA JUGA:  I N S I G H T

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *