“MEMASUKI usia di mana kita lebih sering menghindar. Bukan karena takut, tapi karena sadar tak semua layak dihadapi.” Ungkapan ini kami tangkap di akun Facebook Slankstory. Dari namanya, media ini tertaut pada grup band raksasa, Slank.
Bagi remaja yang tumbuh dan berkembang di tahun 1990-an, tentunya aneh melihat personel Slank saat ini begitu wise, berbanding terbalik dengan tindak tanduk mereka saat muda dulu.
Namun, begitulah hidup. Orang akan semakin bijaksana seiring usia. Semua akibat akumulasi (belajar dari) pengalaman hidup, perkembangan kecerdasan emosional, serta perubahan di dalam otak.
Maka semakin bertambah usia seseorang, biasanya akan semakin maju dalam berpikir. Hal ini juga berlaku dalam perkembangan masyarakat atau bangsa. Biasanya semakin maju, akan semakin beradab.
Contoh: Jepang, negara-negara Eropa Barat dan Skandinavia, yang tak hanya maju, juga menjadi bangsa bahagia di Bumi, setelah meninggalkan budaya kekerasan. Padahal kita tahu, moyang mereka adalah orang-orang ganas: Samurai, Viking, dan Germania.
Mari kita bangun peradaban ini dengan mengambil jarak dengan segala bentuk kekerasan, bangun kolaborasi, utamakan argumen bukan sentimen, serta menerima perbedaan sebagai bagian dari kelebihan. Namun, kalau memang tak bisa beradab, minimal jangan biadab.
Bagaimana menurut Anda? (ski)
INSPIRASI PAGI: Manusia Beradab






