INSPIRASI PAGI: Paham Masalah

ADA TIGA hal inti yang harus kita kuasai, agar komunikasi tak berujung salah paham atau pahamnya yang salah. Yaitu, 𝗱𝗲𝗳𝗶𝗻𝗶𝘀𝗶, 𝗸𝗼𝗻𝘁𝗲𝗸𝘀, serta 𝘀𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 dan 𝗱𝗮𝘁𝗮.

Misal jika ada orang menyampaikan sesuatu, pahami definisi kata perkatanya. Sebab sering kita saksikan orang kadang tak paham apa yang ia sampaikan. Akibatnya, sudah salah persepsi dari awal.

Selanjutnya, memahami konteks, maksud dan tujuan kata itu disampaikan. Sebab, teks akan selalu terikat pada konteks.

Kemudian sumbernya siapa? Terpercaya atau tidak? Juga data yang ia sampaikan valid atau tidak? Opini atau fakta? Semua harus jelas.

Dengan menertibkan dulu empat unsur ini sebelum menanggapi suatu isu, atau berdebat, maka bahasan tak akan melenceng dan melebar.

BACA JUGA:  Tegaskan Soal Perizinan, HMR: Jangan Coba Rayu Anak Buah Saya

Misalnya yang dibahas soal A, yang dijelaskan soal B, lalu berdebat soal C, sehingga muncul vonis soal D.

Dengan demikian kita akan terhindar dari disinformasi atau memfitnah orang lain.

Pramoedya Ananta Toer (1925-2006) pernah berkata, “Jangan menjadi sosok yang sok pintar. Tapi jangan juga menjadi orang yang mau saja dibodohi.”

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *