Kyai Asep hingga Puja Syarma Isi Peringatan ๐—ก๐˜‚๐˜‡๐˜‚๐—น๐˜‚๐—น ๐—ค๐˜‚๐—ฟ๐—ฎ๐—ป Kota Batam di Masjid Sultan

๐˜š๐˜ข๐˜ฌ๐˜ด๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜™๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฉ, ๐˜‹๐˜ช๐˜ฏ๐˜ข๐˜ด ๐˜’๐˜ฐ๐˜ฎ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ง๐˜ฐ ๐˜š๐˜ช๐˜ข๐˜ฑ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜š๐˜ช๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜“๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ด๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ท๐˜ช๐˜ข ๐˜ ๐˜ฐ๐˜ถ๐˜›๐˜ถ๐˜ฃ๐˜ฆ

PEMERINTAH Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam menyiapkan siaran langsung (live streaming) peringatan Nuzulul Qur’an 1442 Hijriah tingkat Kota Batam.

“Siaran langsung ini dapat diakses melalui akun YouTube Dinas Kominfo Batam, Rabu (28/4/2021) malam,” jelas Kepala Dinas Kominfo Batam Azril Apriansyah.

Kemudahan ini disiapkan Azril, agar masyarakat bisa menyaksikan dari rumah tanpa berkunjung langsung ke lokasi acara di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Batuaji.

“Dengan demikian dapat menghindari kerumunan guna mencegah penyebaran Covid-19,” ucap Azril.

Seperti diketahui, pandemi kini belum usai. Upaya pencegahan penularannya masih terus dilakukan. Untuk itu, pada acara ini Pemko Batam akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

BACA JUGA:  Bahagianya Lansia Belakangpadang, Terima Bansos dari Amsakar-Claudia: Jumlahnya Naik

๐——๐—ถ๐—บ๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐—ฎ๐—ต๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—บ๐—ฝ๐—ถ๐—น๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐˜‚๐—ท๐—ฎ ๐—ฆ๐˜†๐—ฎ๐—ฟ๐—บ๐—ฎ
Ceramah pada Nuzulul Quran kali ini akan diisi oleh Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya, Prof. DR. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA.

Selain ceramah agama, Nuzulul Quran tahun ini juga dimeriahkan penampilan Syarifah Mahfuzah Alydrus, yang lebih dikenal dengan nama Puja Syarma.

Selain yang digelar Pemko Batam tersebut, Nuzulul Quran yang diinisiasi oleh masyarakat juga diatur dalam Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah/2021 di Kota Batam.

Perihal Nuzulul Quran disebut pada poin 5 terkait imbauan kepada pengurus masjid dan musala. Turunannya, pada huruf c yang berbunyi “Peringatan Nuzulul Qur’an di masjid/musala dilaksanakan dengan pembatasan jumlah jamaah paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat”.

BACA JUGA:  Taman Kolam Sekupang, Hidden Gem di Tengah Kota: Sejuk, Asri, Pas untuk Healing

Serta dipertegas pada poin 7 yang berbunyi “Peringatan Nuzulul Quran yang diadakan di dalam maupun di luar gedung, wajib memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dan jumlah jamaah paling banyak 50 persen dari kapasitas tempat/lapangan”. ***


Sumber: ๐Œ๐ž๐๐ข๐š ๐‚๐ž๐ง๐ญ๐ž๐ซ ๐๐š๐ญ๐š๐ฆ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *