News  

Lebih 14 Tahun Peran & Jasa HMR Bantu Ulama & Guru Alquran hingga ke Pulau-pulau

BELAKANGPADANG, KataBatam- Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), terus memerhatikan kesejahteraan para imam masjid, mubalig hingga guru ngaji di pulau-pulau.

Hal ini tampak saat HMR menghadiri Silaturahmi Wali Kota Batam Bersama Ketua RT / RW dan Tokoh Agama IPIM, PMB, BMGQ Tingkat Kecamatan Belakangpadang di Gedung Nasional belakangpadang, Sabtu (7/9/2024).

Buktinya, dengan pemberian insentif bagi imam masjid, mubalig hingga guru ngaji yang tergabung dalam Persatuan Mubalig Batam (PMB), Badan Musyawarah Guru Alquran (BMGQ) Batam, dan Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Batam.

Secara keseluruhan, insentif ini diserahkan per tiga bulan sekali dan setiap pencairan, imam masjid, mubalig hingga guru ngaji menerima Rp3 juta atau setiap bulan menerima Rp1 juta.

“Kami berharap bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Batam, salah satunya bagi tokoh agama. Insentif serupa juga diberikan bagi guru swasta, RT dan RW, tokoh agama termasuk pendeta, dan sebagainya,” ujar HMR.

Dari 2009, khusus PMB, BMGQ, dan IPIM, sudah dianggarkan sejak HMR masih duduk di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Batam.

“Jadi saat saya menjadi Wakil Wali Kota Batam, tinggal melanjutkan, dan hingga kini menjadi Rp1 juta,” tambahnya.

Selain itu, ia juga berpesan agar para tokoh agama menjaga Batam tetap aman dan damai. Ia menegaskan, dengan kondisi ini, perekonomian dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam bisa stabil.

“Insentif ini terus kami pertahankan, termasuk saat Batam diterpa kasus Covid-19. Semoga apa yang diberikan ini bisa bermanfaat,” katanya.

𝗔𝗽𝗿𝗲𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶 𝗧𝗼𝗸𝗼𝗵 𝗔𝗴𝗮𝗺𝗮
Sebelumnya, Perwakilan Tokoh Agama Kota Batam, yang juga Ketua BMGQ Kota Batam Deden Sirozuddin, mengapresiasi kebijakan tersebut.

Menurutnya, insentif tersebut sudah dilakukan HMR sejak 2010 silam. Ia berharap, ke depan, insentif tersebut terus diberikan dan ditingkatkan.

“14 tahun bukan waktu yang sebentar, sejak 2009 Pak Wali memperjuangkan insentif guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ), saat itu IPIM sudah dapat. Yang jelas 14 tahun lamanya mendapatkan insentif dan ini bentuk perhatian dari Pak Wali untuk tokoh agama,” katanya.

Bahkan, Deden juga mengingat pemberian insentif tersebut semula hanya Rp150.000 setiap orang, dan kini atas kebijakan Wali Kota Batam, insentif bisa terus meningkat hingga menjadi Rp1 juta.

“Kami pantas untuk berterima kasih dengan cara terus meningkatkan kualitas mutu pendidikan bagi anak TPQ, termasuk juga dari para imam dan mubalig,” ujarnya. (ski)

BACA JUGA:  Peringatan Hari Raya Nyepi Kota Batam, HMR Tunjukkan Kerukunan Umat Beragama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *