MOTIVASI PAGI: Sang Maestro

H Muhammad Rudi (HMR), bersama Hj Marlin Agustina, saat menghadiri Rakernas Nasdem beberapa waktu lalu. Kepiawaiannya dalam memimpin tercermin dari karya pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat yang ia pimpin.

LUDWIG Van Beethoven (16 Desember 1770 hingga 26 Maret 1827) adalah seorang pianis dan komponis Jerman yang secara luas dianggap sebagai salah satu yang terhebat sepanjang masa.

Komposisinya yang inovatif menggabungkan vokal dan instrumen, memperluas ruang lingkup sonata, simfoni, konser, dan kuartet.

Ludwig Van Beethoven adalah tokoh transisi penting yang menghubungkan zaman Klasik dan Romantis dari musik Barat.

Namun, tahukah Anda? Kehidupan pribadi Ludwig van Beethoven ditandai oleh perjuangannya melawan ketulian yang ia alami sebagai seorang pianis dan komposer ternama di dunia.

Bahkan beberapa karyanya yang paling penting dikomposisikan selama 10 tahun terakhir hidupnya, ketika ia tidak dapat mendengar.

“Saya harus mengakui bahwa saya menjalani kehidupan yang menyedihkan. Selama hampir dua tahun saya telah berhenti menghadiri pertemuan sosial apa pun, hanya karena saya merasa tidak mungkin untuk mengatakan kepada orang bahwa saya tuli.”

BACA JUGA:  Jefridin Puji Program Kami Peduli Yayasan Citra Mas dalam Bantu Keluarga Pra Sejahtera

“Jika saya memiliki profesi lain, saya mungkin bisa mengatasi kelemahan saya; tetapi dalam profesi saya, ini adalah sebuah cacat yang mengerikan,” tulisnya dalam sebuah surat yang memilukan pada 1801 yang ia kirim kepada temannya, Franz Wegeler.

Yang bisa kita petik dari kisah hidup Beethoven ini adalah, hidup adalah perjuangan tanpa henti, dan ia melakukan setiap dengan sebaik-baiknya, seakan-akan itu adalah hari terakhir hidupnya.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *