ENGKU PUTRI, KataBatam– Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Kepulauan Riau, mengimbau warga untuk tetap waspada dalam masa transisi menuju endemi Covid-19.
Sebagaimana kami kutip dari Kantor Berita Antara, Sekretaris Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam Yusfa Hendri mengatakan, meskipun kasus harian
Covid-19 di Batam sudah melandai, tapi warga diminta tetap waspada dengan menerapkan protokol kesehatan.
“Kasus COVID-19 di Batam, Kepri, Indonesia serta dunia pada umumnya sudah sangat melandai jika dibandingkan pada tahun 2020 dan 2021. Makanya sekarang banyak negara yang sudah berancang-ancang beralih dari pandemi ke endemi. Bapak Presiden juga melakukan konsultasi ke WHO tentang peralihan status pandemi jadi endemi saat ini,” kata Yusfa.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Batam ini mengatakan, sepanjang belum ada instruksi atau arahan dari pemerintah pusat terkait peralihan dari pandemi ke endemi, maka penerapan protokol kesehatan di ruang publik merupakan hal mutlak dan wajib yang harus dilakukan oleh seluruh warga Kota Batam.
“Kita dan masyarakat di Batam tetap menunggu arahan lebih lanjut, apakah status akan berubah dari pandemi jadi endemi. Tapi sepanjang belum ada instruksi itu penerapan protokol kesehatan adalah hal mutlak yang harus dilakukan,” ujar dia.
Lebih lanjut, Yusfa menjelaskan pada Kamis (6/10/2022) di Kota Batam terdapat sebanyak 14 kasus aktif, jumlah kasus terkonfirmasi 2 orang, dan 3 lainnya dinyatakan sembuh.
Sementara itu, dari 14 kasus aktif tersebut, sembilan orang menjalani isolasi mandiri dan lima orang lainnya tengah menjalani perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19.
Secara kumulatif sejak awal pandemi, sebanyak 31.375 orang terkonfirmasi Covid-19, sebanyak 30.430 orang di antaranya menyelesaikan isolasi, 931 meninggal dan 14 kasus aktif. (ski)






