INSPIRASI PAGI: Manejemen Keselamatan

manajemen keselamatan
FOTO ILUSTRASI: Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), saat menggandeng istrinya, Hj Marlin Agustina, agar selamat dalam melangkah saat meninjau pembangunan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Batuaji, Kota Batam Agustus 2019 lalu.

PADA tahun 1931, HW Heinrich (1881-1962), seorang insinyur yang bekerja untuk sebuah perusahaan asuransi di Amerika Serikat, mempublikasikan bukunya yang berjudul “Industrial Accident Prevention”.

Buku ini sangat sukses sehingga menjadi pionir di bidang keselamatan dan kesehatan kerja hingga diterbitkan edisi revisi edisi ke-empat pada tahun 1980 yang menjadi terbitan terakhir.

Di dalam bukunya, Heinrich mengemukakan piramida kecelakaan atau sering dikenal dengan “safety pyramid”, “accident triangle” atau “Heinrich’s law”.

Heinrich menyatakan bahwa dalam 330 kecelakaan akan menyebabkan 300 kecelakaan tanpa cidera, 29 menghasilkan cidera ringan dan 1 mengakibatkan cidera major.

Meski buku ini dikritisi oleh penggiat K3 lainnya, seperti Thomas R. Krause, tapi teorinya masih dipakai sebagai acuan cara mempelajari manajemen dan budaya keselamatan.

BACA JUGA:  INSPIRASI IDULADHA: Lezatnya Iman

Yakni, kecelakaan tidak terjadi secara instan. Kecelakaan besar pasti terjadi karena ada serentetan kelalaian. Poinnya, kelalaian itu dibiarkan terus berlangsung. Bahkan kecelakaan-kecelakaan kecil sudah biasa terjadi, dan dianggap remeh.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

____
DILENGKAPI ARTIKEL: Darmawan Saputra, dan Hasanudin Abdurrahman

Baca Juga: INSPIRASI PAGI: Tentang Kebenaran 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *