WALIKOTA Batam H Muhammad Rudi (HMR) kembali menggaungkan Batam sebagai kota pariwisata. Ia ingin semua pihak ikut mempercantik lingkungan masing-masing, agar Batam makin memesona.
โSaya ingin, Batam ini kembali hijau,โ katanya, Jumat (29/5/2020).
Ia menginstruksikan semua pihak untuk ikut menanam pohon, baik di pekarangan rumah hingga ke fasilitas umum seperi sekolah. Dengan semua bergerak, maka Batam kembali asri dan enak dipandang.
โSaya sudah mulai menanam pohon. Bukan sekarang kita menikmatinya, tapi nanti. Jalan juga sudah dilebarkan supaya orang nyaman di Batam,โ katanya.
Hal ini, kata suami Hj Marlin Agustina (HMA) itu, sebagai upaya pemerintah mempercantik kota agar para wisatawan betah berlama-lama di Batam.
Jika wisatawan terus mengunjungi kota ini, maka perputaran ekonomi juga terjadi.
โKita anggap saja satu wisatawan membawa Rp5 juta, mereka akan menghabiskan uang itu di kota kita. Maka, perekonomian kita jalan terus,โ ujarnya.
Ia tak memungkiri, sebagian besar Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersumber dari sektor pariwisata, seperti pajak hotel, restoran, hiburan dan sebagainya.
Untuk itu, ia konsen kembali menggairahkan pariwisata di daerah ini.
โSekarang pariwisata kita sedang mati akibat Covid-19. Mari kita mulai berbenah diri dan nanti pada tanggal 15 Juni semua aktivitas kita buka. Ingat, tetap ikuti protokol kesehatan,โ ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata mengatakan, pihaknya dalam mendukung upaya Wali Kota ini sudah berkoordinasi dengan pelaku pariwisata di daerah ini.
โKita sosialisasikan protokol kesehatan, dan meminta kesanggupan dari pelaku pariwisata, karena sesuai instruksi pak wali, nanti tanggal 15 Juni sudah buka semua,โ ujarnya.
Ia berharap, dengan kebijakan orang nomor satu di Batam itu, pariwisata di kota ini kembali bangkit dan mampu menyumbang pendapatan bagi Batam.
โSemua pelaku pariwisata merespons baik. Kita siap bangkitkan lagi pariwisata,โ kata mantan Kabag Humas Setdako Batam itu. ***
_______
Sumber: Media Center Pemko Batam






