Embun Pagi HMR

𝑃𝑖𝑠𝑎𝑛𝑔 𝑒𝑚𝑎𝑠 𝑑𝑖𝑏𝑎𝑤𝑎 𝑏𝑒𝑟𝑙𝑎𝑦𝑎𝑟
𝑀𝑎𝑠𝑎𝑘 𝑠𝑒𝑏𝑖𝑗𝑖 𝑑𝑖𝑎𝑡𝑎𝑠 𝑝𝑒𝑡𝑖
𝑈𝑡𝑎𝑛𝑔 𝑒𝑚𝑎𝑠 𝑏𝑜𝑙𝑒ℎ 𝑑𝑖𝑏𝑎𝑦𝑎𝑟
𝑈𝑡𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑢𝑑𝑖 𝑑𝑖𝑏𝑎𝑤𝑎 𝑚𝑎𝑡𝑖…

MUNGKIN kita sudah kenal pantun Melayu ini. Namun, tahukah kita falsafah di baliknya? Atau pernahkah kita bertanya kenapa pisang emas yang dibawa berlayar? Kenapa bukan pisang lain yang lebih besar dan mengenyangkan?

Ternyata setelah dikaji sebabnya, karena pisang emas tidak masak serentak. Dalam satu tandan hanya satu yang masak setiap hari. Sehingga pas untuk dibawa berlayar yang zaman dahulu memakan waktu berhari-hari.

Lalu kenapa harus dimakan sebiji? Setelah dikaji lagi, ternyata dalam pisang emas ada kandungan obat untuk penawar mabuk laut. Sehingga saat gelombang tinggi, tubuh tetap fit karena tak mabuk laut bahkan muntah.

BACA JUGA:  Semangat Sumpah Pemuda! Jefridin Beri Ruang Kreasi dan Apresiasi Pemuda Kota Batam

Begitulah orang zaman dahulu menyisipkan pesan luhur dalam kehidupan. ***


Foto: ilustrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *