HMR Puji TMMD Ke-116, Bentuk Sinergi TNI, Polri & Forkompinda Membantu Masyarakat

SINERGI: Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), di sela membuka TMMD Ke-116, Tahun 2023, di Kavling Seraya, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Rabu (10/5/2023).

NONGSA, KataBatam- Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), membuka langsung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-116 Tahun 2023, di Kavling Seraya, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Rabu (10/5/2023).

HMR atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Batam, menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya program TMMD ke-116 di Kota Batam. Program ini menjadi salah satu bentuk sinergitas TNI, Polri dan Pemko Batam dalam membantu masyarakat.

“Terima kasih kepada TNI, Polri dan semua Forkompinda, karena selama ini terus bersinergi mendukung Pemko Batam,” ucap Kepala Badan Pengusahaan Batam ini.

Disampaikannya, sinergitas ini perlu terus dilakukan, sehingga semua program-program untuk membantu masyarakat dapat terlaksana dengan baik dan pastinya sesuai dengan yang diharapkan bersama.

BACA JUGA:  Penting Dibaca! Ada 11 Aturan Baru yang Harus Dipatuhi saat Pengetatan PPKM Batam

TMMD tahun ini, Pemko Batam dan disetujui DPRD Batam menggelontorkan dana Rp2,2 miliar untuk kegiatan fisik TMMD. Selain program fisik, Pemko Batam melalui OPD juga mendukung program non fisik sesuai bidangnya masing-masing.

“Pastinya saya tidak ingat, tapi sekitar Rp2 miliar. Dan dalam menganggarkan ini sudah sesuai dengan aturan dan prosedur yang ada,” ujarnya.

Dandim 0316 Batam Letkol Inf Galih Bramantyo mengatakan, TMMD merupakan keterpaduan antara TNI bersama pemerintah daerah sebagai upaya percepatan terobosan pembangunan di daerah, serta sebagai langkah peningkatan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Adapun program yang dilaksanakan didi Kavling Seraya Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa yakni, pelebaran dan semenisasi jalan dengan panjang sekitar 1.448 meter dengan lebar 3,2 meter hingga 4,3 meter.

BACA JUGA:  Bertemu HMR, Mahasiswa Riau Asal Batam Bangga, Kemajuan Batam Selalu jadi Buah Bibir

“Lalu, juga pembangunan pemasangan saluran air atau gorong-gorong dan drainase,” kata Galih.
Selain fisik, juga ada kegiatan non fisik seperti penyuluhan hukum, kesehatan, bahaya narkoba, bahaya radikalisme, penyuluhan KB Kes, ekonomi kreatif hingga penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara.

“Tujuan program ini adalah membantu masyarakat meningkatkan perekonomian, kalau infrastruktur bagus tentu pergerakan ekonomi juga akan berjalan lancar,” ujarnya.(ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *