RASA SAYANG: Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, yang juga Ketua PW Muslimat Nahdlatul Ulama Kepri, saat bertemu anak-anak di Natuna belum lama ini. Rasa cinta mengalahkan segalanya.
NOBLESSE OBLIGE, frase berbahasa Prancis ini mengafirmasi bahwa tugas para pemimpin ialah sebuah keluhuran, sebuah tanggung jawab. Atau secara sederhana berarti “nama yang luhur mengandung tanggung jawab yang luhur pula.”
“With great power comes great responsibility,” kata Spider-Man dalam komik Marvel. Bahwa semakin puncak posisi seseorang, kian tinggi pula tanggung jawab dan kehormatannya.
Artinya, tingginya posisi, baru berarti jika tanggung jawabnya yang besar nyata itu dirasakan oleh masyarakat atau yang dipimpinnya.
Sejak dulu, martabat atau harga diri seseorang selalu dikaitkan dengan sifat rasa kemanusiaan. Yakni sikap diri yang selalu mengutamakan perilaku kemanusiaan dalam memperlakukan orang lain; serta berhubungan dengan orang lain.
Orang boleh berhasrat menjadi apa saja lalu mengambil jalan sesuai hasratnya itu. Tetapi harus memegang dimensi etika dan moral.
Dengan demikian, pada merekalah nanti kita berharap noblesse oblige diteguhkan kembali, hingga kita merasakan “gemanya” yang nyata.
Bila hal sederhana seperti itu saja sudah tidak mampu lagi dilakukan saat berhubungan dan memperlakukan orang lain, maka hilanglah sudah martabat dan harga diri.
Bagaimana menurut Anda? (ski)






