Jawab Fraksi-fraksi DPRD Kepri, Marlin Ungkap Strategi Pemulihan Ekonomi di 2022

WAKIL GUBERNUR Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, menyanpaikan jawaban pemerintah atas pemandangan seluruh fraksi di DPRD Kepri terkait nota keuangan dan Rancangan APBD tahun anggaran 2022.

Hal ini ia sampaikan dalam Sidang Paripurna Jawaban Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Kepulauan Riau, tentang Nota Keuangan dan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2022, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Jumat (19/11/2021) pagi.

Jawaban tersebut adalah respon dari pemandangan umum fraksi yang memberi masukan, saran dan catatan untuk nota keuangan, beberapa waktu sebelumnya.

Menurut Marlin, Pemprov Kepri tetap komit dan konsisten dalam melaksanakan tema pembangunan, dengan tetap memperhitungkan skala prioritas khususnya akibat dampak Covid- 19.

BACA JUGA:  Tendangan Kak Jefridin Buka Turnamen Futsal Antar-Kwarran se-Kwarcab Batam

“Seperti dalam hal penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi, terutama menjaga agar dunia usaha agar tetap hidup dan berkembang, serta dalam hal penyediaan jaring pengaman sosial maupun stimulus ekonomi, akibat dampak pandemi,” ujarnya.

Untuk penanganan kesehatan, lanjut Marlin, pemerintah tetap memproritaskan upaya penanggulangan pandemi covid19 serta pemulihan ekonomi.

Fokus pelaksanaan pada pencapaian percepatan pembentukan herd immunity melalui pelaksanaan vaksinasi khususnya vaksinasi pada usia di bawah 12 tahun.

Untuk tahun 2022, kata Wagub Marlin, juga terdapat beberapa strategi pemulihan ekonomi yang telah dimasukkan dalam fokus pembangunan pada tahun 2022.

Beberapa di antaranya peningkatan rehabilitasi sosial dasar, dan perlindungan sosial bagi masyarakat rentan dan warga terdampak Covid-19 melalui Program Pemberdayaan Sosial, Program Rehabilitasi Sosial dan Program Perlindungan dan Jaminan Sosial.

BACA JUGA:  Agar Bantuan Tepat Sasaran, Camat & Lurah Diminta Bantu Pencacah Kesejahteraan Sosial

𝗜𝗻𝘁𝗲𝗿𝗻𝗮𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗿𝗼𝗱𝘂𝗸 𝗨𝗠𝗞𝗠
Kemudian ada juga peningkatan kualitas koperasi dan pengembangan usaha kecil dan menengah, melalui penguatan kompetensi, digitalisasi UMKM, dan internasionalisasi produk UMKM yang terdapat pada Program Pelayanan Izin Usaha Simpan Pinjam, Program Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi, Program Pemberdayaan UKMK, dan Program Pengembangan UMKM.

Pada tahun 2022 akan difokuskan juga pada peningkatan kompetensi dan sertifikasi tenaga kerja serta perlindungan tenaga kerja dalam rangka penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan investasi.

Rapat Paripurna ini dipimpin Wakil Ketua III DPRD Kepri T Afrizal Dahlan. Hadir juga sejumlah anggota DPRD Kepri dan Kepala OPD Pemprov Kepri. Sebelumnya, Kamis (18/11/2021) Wagub Marlin juga hadir dalam Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kepri. ***

BACA JUGA:  Pembangunan Fly-over Seiladi Dimulai, HMR Bikin Impian Warga Batam Jadi Kenyataan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *