“π·π πΎππ‘π π΅ππ‘ππ πππ π‘ππππ βπππ π‘ππππ π£πππ ππππ π. ππππ’π π‘πππππ π ππ¦π ππππππ. ππππ‘π’ πππ π‘ππ πππππ ππππ πππππ ππππππππ‘πβ πΎππ‘π π΅ππ‘ππ. π΅πβπππ π πππ‘ πππ πππππ π΅ππ‘ππ π π’ππβ π ππππππ 50 ππππ’ π£πππ ππ π’ππ‘π’π πππ π¦ππππππ‘…”
SUDAH BANYAK kontribusi yang dilakukan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina untuk daerah ini dalam hal penanganan Covid-19. Salah satunya menggalakkan vaksinasi.
“Vaksinasi sangat baik untuk melindungi dari serangan Covid-19. Namun jumlahnya terbatas. Untuk itu masyarakat harus cepat juga menangkap fasilitas ini,” jelasnya.
Hal tersebut disampaikan Marlin di sela-sela turun lapangannya, memantau vaksinasi massal di dua tempat di Kota Batam.
Tempat pertama di main hall, Sekolah Tabgha, Perum Center Park, Blok III, selanjutnya bersama Wali Kota Batam H Muhammad Rudi melihat vaksinasi untuk lanjut usia di Maha Vihara Duta Maitreya, Seipanas, dan ke Perumahan Duta Mas melihat vaksinasi warga di sana.
“Di Kota Batam ini tiada hari tanpa vaksinasi. Terus terang saya bangga. Tentu ini tak lepas dari peran Pemerintah Kota Batam. Bahkan saat ini Pemko Batam sudah siapkan 50 ribu vaksin untuk masyarakat,” jelasnya.
Peran Pemko Batam yang menurut Marlin sangat baik ini, telah membuka 21 pusat vaksinasi di 21 puskesmas. Belum lagi di tempat lain. Jumlahnya sudah lebih dari 30 tempat.
“Dengan demikian jadi makin dekat ke masyarakat yang membutuhkan vaksin,” terangnya.
Namun Marlin ingatkan, tingkat efektivitas vaksin Covid-19 sekitar 90%. Dengan demikian masih ada kemungkinan 10% tubuh yang sudah divaksin, masih akan bisa terpapar virus Covid-19.
Itu sebabnya, proteksi ganda diperlukan dengan masih menerapkan protokol kesehatan 5 M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.
βVaksin Covid-19 ini manfaatnya adalah sebagai pelatih untuk tubuh kita agar bisa mengenali virus yang membahayakan tersebut,β jelas pungkasnya. ***






