TEGAS: Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, saat memimpin Rakor Pelaksanaan APBD Akhir Tahun Anggaran 2023 dan Persiapan Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 di Aula lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Batamcenter, Kamis (21/12/2023).
ENGKUPUTRI, KataBatam- Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Akhir Tahun Anggaran 2023, dan Persiapan Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 di Aula lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Batamcenter, Kamis (21/12/2023).
Rakor yang diselenggarakan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Batam ini diikuti pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan lurah se-Kota Batam.
Dari rakor tersebut diketahui bahwa realisasi pendapatan pada tahun ini berada di angka 90,03 persen. Diperkirakan hingga akhir Desember mencapai 95 persen.
Untuk mencapai target pendapatan di tahun ini, Jefridin yang mewakili Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), dan didampingi Kepala BPKAD Kota Batam Abdul Malik, meminta agar OPD penghasil mengoptimalkan pendapatan.
โUntuk menutupi defisit penerimaan ini saya harap Perangkat Daerah penghasil lebih maksimal lagi untuk mengoptimalkan pendapatan. Karena langkah pertama yang harus dilakukan adalah optimalisasi pendapatan baik pajak maupun retribusi,โ tegasnya.
Begitu juga dalam hal realisasi belanja pada APBD Tahun Anggaran 2023, masih terdapat beberapa kegiatan yang belum selesai pelaksanaannya. Untuk itu, diharapkan kepada OPD segera merealisasikan kegiatan sesuai jadwal.
๐๐ณ๐ถ๐๐ถ๐ฒ๐ป๐๐ถ ๐๐ฒ๐๐ฎ๐ฟ-๐ฏ๐ฒ๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ป
Sementara APBD Tahun 2024 masih dipersiapkan, maka kebijakan yang diambil untuk saat ini adalah melakukan optimalisasi pendapatan, efisiensi dan pengendalian belanja.
Untuk itu disarankan agar OPD melakukan efisiensi pada kegiatan perjalanan dinas, konsumsi rapat, sewa ruang pertemuan, belanja cetak, pemeliharaan, pengadaan meubelier, belanja alat tulis kantor (ATK) dan seminar kit, belanja Iklan dan belanja fisik.
Efisiensi ini harus dilakukan oleh Perangkat Daerah guna mengurangi defisit anggaran pada APBD Tahun 2024.
โKita memang harus melakukan efisiensi. Seperti perjalanan dinas, sudah ada kebijakan wali kota, bahwa jika tidak penting jangan berangkat,” terangnya
Soal konsumsi rapat, apabila pesertanya internal pegawai Pemko Batam, maka tidak perlu ada konsumsi. Kecuali mengundang tamu dari luar. Termasuk melaksanakan kegiatan, Jefridin pesan jangan ada lagi yang menyelenggarakan di hotel.
“Maksimalkan saja ruang rapat yang ada di OPD, seperti di Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan, yang punya Gedung Gurindam, atau aula di Kantor Wali Kota,โ tegasnya.
๐ฅ๐ฎ๐ถ๐ต ๐๐ฎ๐ด๐ถ ๐๐ป๐๐ฒ๐ป๐๐ถ๐ณ ๐๐ถ๐๐ธ๐ฎ๐น ๐ฑ๐ถ ๐ฎ๐ฌ๐ฎ๐ฐ
Ia juga berharap pada tahun 2024, Pemko Batam kembali memperoleh insentif fiskal seperti di tahun 2023.
Pada tahun ini, Pemerintah Pusat memberi penghargaan insentif fiskal atas keberhasilan Pemko Batam atas kinerja penghapusan kemiskinan ekstrem, kinerja penurunan stunting dan kinerja percepatan belanja daerah.
โTahun ini Kita berhasil mendapat Rp18.995.288.000,- dari tiga penghargaan tersebut. Masih ada penghargaan insentif fiskal yang belum berhasil kita peroleh, yakni pada kategori kinerja penggunaan produk dalam negeri (P3DN),” terangnya.
Untuk itu Jefridin meminta agar OPD segera menginput realisasi P3DN, karena pusat melakukan penilaian di tahun anggaran berjalan,โ paparnya. (ski)






