BATUAJI, KataBatam, Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR) dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, menyerahkan sembako bersubsidi kepada masyarakat di Kecamatan Batuaji, Jumat (10/3/2023).
Untuk Kecamatan Batuaji, penyerahan dibagi menjadi dua tempat. Pertama di depan Ruko Perumahan Prima Garden, dan kedua di Belakang Sekolah Putra Batam.
Sebelum di sini, pagi tadi, HMR dan Marlin telah membagikan sembako bersubsidi kepada masyarakat Kecamatan Bulang di Pulau Bulu.
Program sembako bersubsidi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (disperindag) Pemerintah Kota Batam ini merupakan kebijakan Wali Kota Batam HMR.
Program sembako beraubsidi inipun disambut bahagia oleh warga karena sangat membantu kebutuhan pokok sehari-hari di dalam keluarganya.
“Kami warga Batuaji mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pak Wali yang telah meluncurkan program Sembako Bersubsidi. Ini sangat membantu masyarakat,” ungkap Suharto, perwakilan warga Batuaji.
Sedangkan dalam kesempatan tersebut HMR mengatakan, sebentar lagi bulan puasa tiba. “Mari kita sambut bulan yang penuh berkah ini dengan saling memaafkan,” ungkap HMR.
Menurutnya, Program Sembako bersubsidi yang diinisiasi guna membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok untuk menyambut bulan suci Ramadan.
“Ini bentuk kasih sayang saya kepada masyarakat Kota Batam, dokan saya sehingga kegiatan seperti ini terus dapat dilakukan,” kata HMR.
HMR juga mengatakan bahwa pihaknya terus membangun Kota Batam untuk mewujudkan Batam sebagai Kota Moderen dan Madani sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Kota batam.
“Kalau kotanya sudah moderen dan madani. Infrastruktur sudah terbangun, maka ekonomi di Kota Batam akan tumbuh dengan sendirinya,” imbuhnya.
Diketahui, Sejumlah 9.500 paket subsidi yang diserahkan untuk masyarakat Batuaji kali ini. Dengan rincian, Kelurahan Tanjunguncang 3.000 Paket, Bukit Tempayan 1.500 paket, Buliang 2.000 paket, dan Kibing 3.000 paket.
Paket Sembako ini terdiri dari 5 kilo beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kilo gula pasir yang memiliki harga pasaran Rp105 ribu. Sedangkan masyarakat untuk menebusnya hanya dengan Rp50 ribu. (sur)






