INSPIRASI PAGI: Khianat, Musuh Bersama

INSPIRASI PAGI: Khianat, Musuh Bersama

PARA pendiri bangsa terdahulu sudah mengingatkan akan bahayanya penghianat. Sebab mereka adalah kawan seiring. Ini adalah salah satu ciri orang munafik yang bahkan Allah SWT, sangat membencinya.

Maka wajar jika dalam pidatonya saat Hari Pahlawan 10 November 1961, Presiden Sukarno berkata, “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu (teman) sendiri.”

Lebih tegas lagi disampaikan Panglima Besar Jendral Soedirman, “Siapkan 10 peluru dalam senjata. Sembilan peluru siapkan semua untuk pengkhianat, dan satu peluru saja untuk lawan. Karena pengkhianat adalah musuh terbesar agama, bangsa dan negara.

Dahsyatnya dampak penghianatan inilah yang baru-baru ini dirasakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Sehingga bendahara negara ini menyebut para pengkhianat di Kementerian Keuangan yang dipimpinnya sebagai musuh bersama.

BACA JUGA:  INSPIRASI JUMAT: Derajat Takwa dan Syukur

“Pengkhianatan yang dilakukan siapapun di dalam Kementerian Keuangan adalah pengkhianatan kepada seluruh jajaran di Kementerian Keuangan yang sudah bekerja baik, bekerja jujur dan bekerja profesional,” ujarnya.

“Untuk itu, mereka adalah musuh kita bersama,” tegas Sri Mulyani.

Bagaimana menurut Anda?(ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *