SETIAP orang punya hak untuk menentukan mana yang terbaik bagi dirinya. Termasuk dalam circle pertemanan. Jadi tak masalah jika orang mau pindah ke circle mana pun. Namun, jangan menjelek-jelekkan circle sebelumnya. Tak elok.
Memang adakalanya hal tersebut tak disampaikan terang-terangan, yakni disamarkan dengan majas litotes: Pura-pura membela padahal menghina mantan temannya. Berlagak santun, padahal menyamun.
Apapun bentuknya, hal semacam itu bukanlah sikap orang dewasa. Namun lebih mirip sikap anak kecil yang tantrum, karena keinginannya tak terpenuhi. Marah-marah tak jelas, agar dapat perhatian.
Kepada yang masih suka menjelek-jelekkan mantan circle-nya, tak usahlah sombong hanya karena merasa lebih baik.
Kalau memang Anda orang baik, akan lebih elok jika banyak muhasabah, jaga lisan dengan baik juga saat memberi penilaian kepada orang lain.
Mungkin yang dijelek-jelekkan tak marah. Namun yakinlah, kredibilitas Anda juga dinilai orang. Logikanya, jika yang sudah lama berteman saja dikhianati, apalagi dengan yang baru bertemu.
Bagaimana menurut Anda? (ski)
Baca Juga: INSPIRASI PAGI: Tetap Konsisten






