SALAH satu akhlak tercela yang besar pengaruhnya terhadap kehidupan seseorang adalah sifat bakhil atau kikir. Sifat ini adalah pokok dari semua kehinaan. Bahkan tidak bisa bersatu dengan keimanan dalam hati manusia.
Dikutip dari jurnal Universitas Islam Lampung, bakhil adalah sifat yang tercela karena sifat ini terlahir dari godaan syaithan, sebagai jalan untuk menuju neraka. Selain mengikuti jejak setan, bakhil juga menjadi Penghalang masuk surga, rizeki menjadi sempit, dan sumber malapetaka kemanusiaan.
Dalil yang melarang dari perbuatan bakhil di antaranya adalah QS Al Isra: 29-30. Selain itu, dari sahabat Abu Hurairah Ra beliau berkata,
“Rasullullah SAW telah bersabda, ‘Jauhillah tujuh kehancuran yang dapat menimpa kalian.’ Lalu (shahabat) bertanya, ‘Apakah itu wahai Rasulullah?’ Lalu beliau menjawab, ‘Menyekutukan Allah, kikir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah, memakan riba, memakan harta anak yatim, lari dari peperangan, menuduh zina wanita mukminat yang suci. (HR. an-Nasa`i).”
Tentang kehancuran orang-orang yang bakhil. Salah satunya adalah Qarun, sebagai raja kebakhilan yang pernah muncul di muka bumi ini. Kisah detailnya bisa dibaca dalam Alquran pada surah Al-Qashash. Di mana Allah akhirnya menenggelamkannya beserta pengikut dan hartanya.
Mari kita hindari perilaku bakhil. Caranya, tanamkan keyakinan bahwa segala sesuatu itu milik Allah, perbanyak bersyukur atas nikmat yang Allah berikan, gemar melakukan kegiatan sosial dengan infak dan sedekah, dan selalulah memohon perlindungan dari Allah dari sifat bakhil/kikir ini.
Bagaimana menurut Anda? (ski)
Baca Juga: INSPIRASI JUMAT: Menjaga Aib






