INSPIRASI JUMAT: Maaf & Kesehatan Jiwa

PEMAAF: Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR), dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina. Keduanya selalu mengajarkan sikap ksatria: meminta maaf jika salah dan memberi maaf meski difitnah dan direndahkan.

BELUM lama ini di media sosial, ada seorang kepala daerah direndahkan dengan kalimat peyoratif oleh oknum ASN di sebuah provinsi. Bukannya meminta maaf, oknum ini malah balik marah-marah saat diingatkan.

Memaafkan dan meminta maaf memang membutuhkan keberanian yang luar biasa. Bahkan menurut Nuansa Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan, sikap itu dapat dijadikan sebagai terapi kejiwaan.

Seperti diketahui, Alquran dapat menjadi peyembuh atau obat, terutama untuk penyakit di dalam hati atau penyakit mental. Alquran hadir sebagai pembelajaran, penyembuh, petunjuk, dan rahmat.

Menurut ahli tafsir terkemuka di Indonesia M Quraish Shihab, tidak ditemukan perintah untuk meminta maaf. Namun hal tersebut ditemukan dalam hadis.

BACA JUGA:  INSPIRASI PAGI: Seni Bersikap

Hadis dari Abu Hurairah RA, banyak menyebut betapa pentingnya meminta maaf. Bahkan, terdapat “ancaman” kerugian yang luar biasa bagi orang yang terlambat meminta maaf.

Misalnya dengan terhapusnya amal-amal baik yang pernah dilakukan atau ditambahkannya amal-amal buruk orang yang pernah dizalimi kepada tumpukan amal buruknya.
Bagaimana menurut Anda? (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *