DUNIA dibuat terpesona oleh peristiwa yang saat ini terjadi di Indonesia. Sebuah momen keramahan masyarakat yang beragam suku, bangsa, jua agama, disatukan oleh rasa kemanusiaan.
Peristiwa itu terpampang kala sebanyak 32 biksu atau bhante tiba di Indonesia, tepatnya Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, di sela melakukan “Thudong” atau ritual jalan kaki ribuan kilometer dari Thailand menuju Candi Borobudur di Jawa Tengah.
Kesejukan terjadi, ketika sejumlah biksu yang membawa bendera Merah Putih melintas, di Jalan Letnan Joni, Kecamatan Jatibarang, untuk singgah di Vihara Budhi Asih.
Sontak, ratusan anak-anak hingga warga lanjut usia berdiri sepanjang jalan. Mereka menyambut, menyapa bahkan memberi air minum. Tak peduli terik matahari yang sangat menyengat di siang itu.
Mengenakan jubah coklat, para biksu pun membalasnya dengan senyuman hingga mengucapkan thank you serta “assalamualaikum”.
Lewat akun TikTok-nya, salah seorang biksu menulis: “Terima kasih kepada orang-orang Indonesia yang menjaga dan membantu dalam segala hal, meskipun mereka berbeda agama, tetapi kami berbagi dunia yang sama. Terima kasih.”
Sungguh indah kemanusiaan ini. Sebagaimana diucap sastrawan Helvy Tiana Rosa, “Kemanusiaan itu tak mengenal batas negara dan agama. Ia tumbuh dari keajaiban nuranimu tanpa sekat, tanpa musim.”
Bagaimana menurut Anda?(ski)






