SETIAP mahluk di dunia ini selalu berputar pada porosnya, selanjutnya ia mengelilingi pusat dalam lintasan orbitnya, begitu selanjutnya.
Seperti elektron dalam atom, hingga sistem tata surya di mana matahari sebagai pusatnya dan semua objek di sekitarnya terikat oleh gaya gravitasinya.
Demikian juga manusia –meski “berputar” di sini tak dapat diartikan secara saklek– sebenarnya juga mengelilingi pusat orbit kehidupannya masing-masing.
Pusat hidup tersebut bisa berwujud manusia juga, misal kekasih, pimpinan, teman, anak, orang tua, atau bisa juga berbentuk cita-cita seperti jabatan, karier, rumah tangga, dan seterusnya.
Pusat hidup inilah yang membuat manusia selalu bergerak, baik revolusi atau evolusi. Pusat hidup ini jugalah yang membawanya menuju pengalaman, hingga level-level penting dalam alur hidupnya.
Maka itu, coba perhatikan lagi apa yang saat ini menjadi pusat hidup Anda. Nilai atau prinsip-prinsip apa yang ingin Anda tegakkan? Kalau semua itu tak tercapai bagaimana? Perhatikan juga respon orang-orang sekeliling Anda.
Sekali lagi, coba renungkan dan perhatikan. Karena pusat hidup tersebut akan menentukan masa depan, bahkan akhir hidup individu itu sendiri.
Bagaimana menurut Anda?(ski)






