Upaya HMR Terbukti: Baru 6 Bulan, Investasi di Batam Tembus Rp6 T, dengan 1.529 Proyek

π΅π‘Žπ‘‘π‘Žπ‘š π‘—π‘’π‘”π‘Ž π‘†π‘’π‘šπ‘π‘Žπ‘›π‘” 79,16 π‘ƒπ‘’π‘Ÿπ‘ π‘’π‘› π‘‘π‘Žπ‘Ÿπ‘– π‘…π‘’π‘Žπ‘™π‘–π‘ π‘Žπ‘ π‘– πΌπ‘›π‘£π‘’π‘ π‘‘π‘Žπ‘ π‘– 𝐴𝑠𝑖𝑛𝑔 𝑑𝑖 πΎπ‘’π‘π‘’π‘™π‘Žπ‘’π‘Žπ‘› π‘…π‘–π‘Žπ‘’

JAKARTA, KataBatam– Realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Batam, sepanjang Januari-Juni 2022, atau Semester I, Tahun 2022, mencapai Rp6,175 triliun dengan 1.529 proyek. Wow!

Data tersebut dirilis Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Senin (8/8/2022).

Secara komulatif, realisasi investasi Semester I PMA sebesar 82,86 persen yang mencapai Rp5,116 triliun, dengan 696 proyek dan PMDN sebesar 17,14 persen, dengan nilai 1,058 triliun dengan 833 proyek dari realisasi investasi di Batam.

Lebih rinci, realisasi investasi sepanjang periode April-Juni atau kuartal II 2022 untuk PMA mencapai Rp 1,650 triliun dari 285 proyek, dan PMDN sebesar Rp 448,580 miliar dari 361 proyek.

BACA JUGA:  Ketua PIKORI Marlin Ajak Masyarakat Batam Olahraga & Wisata ke Taman Kolam Sekupang

Khusus periode Januari-Maret atau Kuartal I 2022 PMA sebesar Rp 3,466 triliun dari 411 proyek. Sedangkan PMDN sebesar Rp 609,806 miliar dari 472 proyek.

Sementara, angka realisasi investasi semester I PMA di Kepri mencapai 6,462 triliun. Angka realiasasi tersebut hanya menempatkan posisi Kepri berada di peringkat 14 dari 34 provinsi Indonesia.

Dengan angka tersebut, Batam menyumbang persentase terbesar dengan 79,16 persen dari realisasi investasi PMA di Kepri.

Meski Kepri mengalami penurunan peringkat, Batam yang berada di wilayah Kepri tetap optimis untuk terus meningkatkan investasi asing.

Optimisme ini sejalan dengan upaya BP Batam di bawah kepemimpinan H Muhammad Rudi (HMR) untuk terus mendorong peningkatan investasi.

BACA JUGA:  Bersua RT/RW Belakangpadang, HMR: Agar Maju, Pembangunan Batam Harus Dilanjutkan

Sepanjang tahun 2021 saja BP Batam melaksanakan 38 proyek pembangunan infrastruktur, baik dari pengembangan jalan hingga revitalisasi pelabuhan.

Apalagi Batam mencatatkan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2021 yang signifikan, dengan capaian pertumbuhan ekonomi 4,75 persen, bahkan lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3,69 persen dan Kepri sebesar 3,43 persen.

BP Batam berharap dengan membaiknya ekonomi Batam, dan terus dilakukannya peningkatan dan pengembangan infrastruktur, dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Nasional, khususnya bagi daerah lainnya di Provinsi Kepri. (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *