INSPIRASI JUMAT: Syukuri Kemerdekaan

syukuri kemerdekaan
BEKERJA: Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, bersalaman dengan Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, di sela menjadi inspektur upacara Detik-detik Proklamasi HUT Ke-78 RI, di Dataran Engkuputri, Batamcenter, Kamis (17/8/2023) pagi. Syukurilah kemerdekaan ini dengan bekerja memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara.

MERDEKA berasal dari bahasa Sanskerta: “maharddhika”, yang berarti kaya, sejahtera dan kuat) adalah bebas dari segala belenggu (kekangan), aturan, dan kekuasaan dari pihak tertentu.

Sementara itu, menurut Mantan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudi Latif, ada dua definisi kemerdekaan:

Pertama, kemerdekaan negatif yakni merdeka dari penjajahan, eksploitasi, dan diskriminasi. Kedua adalah kemerdekaan positif yakni merdeka untuk mengolah potensi diri.

“Merdeka yang positif itu ketika kita sudah berhasil mengolah potensi diri sehingga menjadi versi terbaik sebagai anak negeri, merdeka untuk mengolah potensi sumber daya alam demi kemakmuran rakyat, merdeka untuk berserikat, berkumpul. Jadi merdeka itu adalah proyek yang tidak akan pernah selesai,” jelasnya.

BACA JUGA:  INSPIRASI PAGI: Itikad untuk Maju

Dari sini bisa dilihat bahwa agar bisa merdeka itu tak mudah, perlu perjuangan dan air mata. Sehingga jika nikmat kemerdekaan ini datang, maka harus disyukuri.

Ingatlah, ketika Rasulullah Muhammad SAW dan para sahabat berhasil memerdekakan diri dari ketertindasan kaum musyrik dan menaklukkan Makkah, Allah menurunkan Surah Al-Nashr yang terjemahannya:

“Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Rabbmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah maha penerima taubat.”

Kini setelah 78 tahun Indonesia merdeka, generasi sekarang tidak perlu mengangkat senjata dan berkorban untuk mengusir penjajah. Cukup dengan mengisi kemerdekaan dengan hal positif sebagai bukti syukur kita kepada Allah SWT.

BACA JUGA:  INSPIRASI PAGI: Teman nan Baik

Karena nikmat terbesar setelah nikmat iman kepada Allah adalah nikmat aman dan tentu saja merdeka.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Baca Juga: INSPIRASI JUMAT: Optimistis dalam Cobaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *