“JIKA pikiran saya dapat membayangkannya, dan hati saya dapat memercayainya maka saya dapat mencapainya,” kata legenda tinju dunia Muhammad Ali.
Lebih lanjut dia berkata, “Pikiran saya sangat berbahaya. Pikiran saya bisa menjadi penyebab kegagalan dan bisa pula menjadi pendukung keberhasilan. Pikiran adalah sumber percaya diri saya.”
Kalimat ini bisa menjadi mood booster, saat ada kekuatan besar dan menyerang pikiran kita yang berujung pada kecemasan berlebihan. Sehingga menyebabkan kita menderita akibat konsekuensi kebodohan dari pemikiran kita sendiri.
Kata orang hidup adalah hari ini, maka lakukan saja yang terbaik. Tak usahlah terlalu cemas memikirkan peristiwa yang belum terjadi, seolah-olah kita sudah menderita sesuatu yang buruk.
Seperti pesan Ali di atas, mulailah belajar mengendalikan pikiran negatif dengan ilmu, berupa kecerdasan emosional. Sehingga pemikirannya tidak lagi melukai dan merugikan diri sendiri.
Dengan ilmu, maka kita akan tahu apa yang akan dilakukan saat pikiran-pikiran negatif mendominasi diri sendiri. Seperti takut ini dan itu, atau takut menderita hal-hal buruk lainnya.
Sekali lagi, belajar pada Ali, jadilah komandan dalam pikiran kita sendiri, agar bisa mengontrol alam bawah sadar dan menjadi tuan atas pikiran dan emosi diri sendiri. Hanya dengan begitu kita bisa maju.
Bagaimana menurut Anda? (ski)






