“JANGAN meludah di sumur tempat Anda menimba air untuk minum,” begitu nasihat orang-orang bijak dahulu. Artinya: Janganlah menjelek-jelekkan tempat kerja di mana kita mencari nafkah.
Adakalanya kita kecewa pada tempat bekerja. Mungkin pada aturannya, atau merasa diperlakukan tak adil. Itu wajar. Karena tak ada manajemen sempurna.
Solusinya, selesaikan dengan baik secara internal, seperti manusia terpelajar lain. Atau segera introspeksi, jangan-jangan kita sendirilah yang justru jadi biang kerok semua masalah di tempat kerja itu.
Janganlah rasa kecewa dijadikan pembenaran untuk menjelek-jelekkan tempat kerja di luar. Sementara gaji dan fasilitas lain masih diambil untuk makan anak dan istri. Gak malu?
Pekerjaan, apapun dan di manapun itu, selalu memiliki kultur dan manajemennya sendiri. Sehingga akan selalu ada aturan yang mengikat.
Tujuannya, untuk menjamin keseimbangan antara hak dan kewajiban anggota, pekerja, karyawan, pegawai, atau apapun sebutannya. Serta sebagai pedoman untuk melaksanakan tugas kewajiban yang bekerja sesuai tupoksi masing-masing.
Jadi kalau mau “slonong boy”, suka suka atau bebas tanpa aturan, ingin selalu diistimewakan, tapi kerja malas, janganlah menghasut. Ingat, pekerjaan yang kita keluhkan saat ini, bisa jadi diimpikan banyak orang. Daripada diludahi, mending dikasih ke orang saja.
Bagaimana menurut Anda? (ski)
Baca Juga: INSPIRASI PAGI: Inilah Saatnya!






