KATA HIKAYAT, sejarah payung ditemukan karena kekuatan cinta romantis sepasang suami istri, Lu Ban dan Yun, 3.500 tahun yang lalu, di negeri China.
Ceritanya, Lu Ban tidak tega melihat Yun, istrinya yang sangat baik, peduli dan perhatian, basah kuyup saat mengantar makanan untuknya ketika bekerja di luar rumah.
Setelah beragam percobaan, akhirnya terciptalah payung pertama Lu Ban. Terbuat dari rangka fleksibel yang ditutup kain atau kertas dan dilapisi lilin agar tahan air.
Alat ini terinspirasi dari daun bunga teratai yang dipakai anak-anak untuk melindungi dirinya dari derasnya air hujan.
Lu Ban menamakan ciptaannya tersebut “sǎn” (伞) atau dalam bahasa Inggris umbrella. Umbrella sendiri berasal dari bahasa latin “umbra”, yang berarti bayangan.
Luar biasa inspirasi yang tercipta dari cinta ini. Betul kata filsuf Jalaluddin Rumi, “Karena cinta duri menjadi mawar, karena cinta cuka menjelma anggur segar”.
Bagaimana menurut Anda?






