SEMPENA Tahun Baru 1 Muharam 1445 Hijriah, kami akan tampilkan sebuah kisah dari Yordania, tempat yang sarat akan jejak para Nabi, tak terkecuali Rasulullah SAW. Salah satu tempat di negara itu yang pernah dikunjungi baginda Nabi adalah Pohon Sahabi, di wilayah padang pasir di utara negara tersebut.
Mohammad Fadhilah Zein dalam buku Islam di Yordania, Maroko, dan Spanyol menjelaskan, kisah Pohon Sahabi dan Rasulullah tercatat dalam tiga manuskrip kuno yang ditulis Ibn Hisham, Ibn Sa’ad Al-Baghdadi, dan Muhammad Ibn Jarir Al-Tabari.
Dalam riwayat tersebut disebutkan bahwa Pohon Sahabi menjadi saksi bisu pertemuan Nabi Muhammad SAW dengan biarawan Kristen bernama Bahira, yang juga dikenal dengan nama Arabnya, Buhaira.
Saat itu, Nabi Muhammad baru berusia 9 atau 12 tahun. Beliau menemani sang paman, Abu Thalib, bersama rombongannya dalam perjalanan untuk berdagang ke Syam (kini jadi tiga negara: Syiria, Yordania dan Palestina). Rombongan itu tak luput dari pandangan Bahira.
Sekitar 1400 berselang, pohon yang pernah meneduhi Nabi Muhammad itu masih ada di Yordania. Pohon Sahabi masih hidup segar di tengah padang pasir yang tandus dan panas. Berkat itu, Pohon Sahabi dijuluki dengan “The only living Sahabi” atau “satu-satunya ‘sahabat’ Nabi yang masih hidup”.
Bagaimana menurut Anda? (ski)
____
SUMBER: kumparan






