MENARIK saat melihat konten yang dibuat Fiki Naki di OME TV, khususnya saat melihat reaksi lawan bicaranya, saat Fiki berbahasa asing sesuai negara mereka. Misal, Rusia, Spanyol dan tentu saja Inggris.
Mereka kaget, bahkan menyangka kena prank. Sebab, Fiki sangat fasih berbahasa negara mereka dengan aksen yang pas juga.
Beda dengan saat kita mendengar orang asing berbahasa Indonesia. Selalu saja terbawa aksen daerahnya, sehingga penuturannya tak pas. Bahkan terdengar lucu.
Mengapa orang Indonesia umumnya sangat fasih berbahasa asing? Bahkan hingga ke logat dan aksennya?
Sebab, lidah orang Indonesia dinilai paling fleksibel dalam pengucapan bahasa asing. Mereka beradaptasi dengan lebih baik dibandingkan bangsa-bangsa lain yang memiliki logat kental.
Hal ini diperkuat studi seorang mahasiswa doktoral di London School of Science and Technology, di mana Indonesia menempati ranking 10 sebagai bahasa yang paling susah dikenali di dunia.
Pasalnya dikenal memiliki logat yang lurus dan tidak berirama. Hal ini yang menyulitkan orang-orang mengidentifikasi rumpun dan asal bahasa.
Indonesia memiliki lebih dari 718 bahasa daerah. Keragaman dialek para penutur Indonesia dinilai memudahkan mereka berkomunikasi dalam bahasa asing. Artinya, orang Indonesia mampu menanggalkan logat daerahnya ketika berbicara dalam bahasa asing.
Tak percaya? Coba bandingkan penutur asli bahasa Indonesia berbicara bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya dengan penutur dari India, atau negara-negara Asia lainnya.
Bagaimana menurut Anda? (ski)
Baca Juga: INSPIRASI PAGI: Brand yang Kuat






